Pidato Kebudayaan Mochtar Lubis (1977) di Taman Ismail Marzuki (TIM) diterbitkan menjadi buku berjudul Manusia Indonesia. Karena gaya dan sikapnya yang lugas dalam mengupas terutama sifat-sifat negatif irang Indonesia, buku ini menimbulkan pendapat pro dan kontra, selain membangkitkan pemikiran kritis tentang manusia Indonesia
Waktu berubah, dan kita (ikut) berubah juga di dalamnya. Demikian juga dengan budaya, orang-orang dengan alam pikir dan rasa, karsa dan cipta, kebutuhan dan tantangan yang mengalami perubahan budaya pun ikut berubah. Keberadaan kompilasi tulisan-tulisan ini diharapkan dapat memperkaya wawasan dan cakrawala pandang kita tentang kebudayaan sekaligus mengasah daya kritis kita dalam membaca dan men…
Buku ini menginformasikan secara gamblang hasil kebudayaan masyarakat Indonesia kala itu. Pada masa prasejarah, kebudayaan manusia dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu kebudayaan zaman batu, dan kebudayaan zaman logam. Kebudayaan zaman batu, dibagi menjadi tiga zaman, yaitu zaman Paleolithikum, Mesolithikum, dan Neolithikum (kemudian menghasilkan tradisi kebudayaan Megalithik). Sedangkan keb…
Buku ini mencoba mendedah isu-isu cultural studies pada babakannya yang paling kontemporer (fase posmodern) dengan tetap menyajikan secara deskriptif silsilah fase modern yang dengannya kebudayaan kontemporer menautkan jangkar historisnya
Skripsi ini dibuat dengan tujuan untuk mengkaji konflik budaya dalam novel Me Talk Pretty one Day karaya David Sedaris. Dalam membahas konflik ini penulis menggunakan metode analisis deskriptif. Novel ini menampilkan David Sadaris sebagai tokoh utama yang mengalami konflik budaya dalam dirinya. Hal ini disebabkan pola asuh yang salah yang mengakibatkan timbulnya ketidak harmonisan dalam jiwanya…
Karya seni dapat diamati dengan pendekatan semiotika, khususnya boleh dibilang semiotika visual atau semiotika rupa. Sebagai pisau analisa semiotika dapat digunakan untuk mengungkapkan tujuan komunikasi pikiran, perasaan, atau ekspresi apa saja yang disampaikan oleh seniman terhadap pemirsa melalui komposisi tanda. Semiotika adalah disiplin ilmu yang menelaah tanda (termasuk pengertian simbol, …
Buku ini dibuka dengan pemahaman umum secara historis, praktis, dan kritis mengenai pascakolonialisme. Dari pemahaman tersebut, buku berpendar untuk menggagas beberapa teori pascakolonialisme seperti Orientialisme, Identitas, Subalternitas, Poltik Spasial, Realisme Magis, dan Sastra Perjalanan. Orientalisme, dalam pandangan Edward Said, dapat dilihat secara ringkas sebagai suatu cara pandang…
Bacalah sejarah, simaklah riak ombak peradaban dan kebudayaan, dan lihatlah bagaimana bangsa-bangsa yang maju membangun diri! Mereka yang tegak memimpin di depan adalah pemetik buah literasi. Dengan buku kecil ini, Djoko Saryono sebagai penulis menyapa kita dengan trilogi yang padu: pemikiran, tindakan, dan keteladanan. Lewat pemikiran yang tajam dan kritis, sebagai hasil telaah yang luas dan …
Budaya Media mengembangkan metode dan analisis film kontemporer, televisi, musik dan artefak budaya lainnya untuk coba memahami karakter dan dampak yang ditimbulkan, berargumentasi bahwa budaya media merupakan bentuk dominan budaya yang memperkenalkan dan memberikan kita hal-hal material untuk pembentukan identitas, reproduksi sosial, serta perubahan sosial. Melalui kajian terhadap pemerintaha…
... . Dalam bukunya ini Marbangun memberi gambaran kepada kita tentang "Manusia Jawa" seperti yang dilihat dan dialaminya sendiri tanpa mendukung ataupun menolak tanggapan Mochtar Lubis.