novel ini membahas falsafah, mitologi, ramalan, seni-budaya, budi-pekerti, ke-Hindu-an, ke-Budha-an, Ke-Kristen-an, ke-Islam-an, nyanyian, kesusasteraan, kuliner, traveling, kamasutra Hindhu, dan sebagainya.
Hubungan yang semakin memburuk dengan suaminya, membuat Dini menjalani harinya tanpa semangat. Setitik harapan yang tersisa di hatinya hanyalah terwujudnya rencana yang telah disusun 'Kaptenku' -kekasihnya. Namun, sia-sia Dini menantikan datangnya surat atau dering telepon dari Sang Kapten
mengisahkan tiga puluh orang Indonesia yang datang ke New York City dengan cita-cita dan latar belakang yang berbeda. Tema novel ini adalah pekerjaan, keluarga, dan gegar budaya.