Hana: Jangan Biarkan Mereka Lihat Lukamu, mengungkap kisah tentang keteguhan, rahasia, dan luka yang dipendam. Dengan tokoh Hana sebagai pusat cerita, buku ini menggali bagaimana seseorang bisa menyembunyikan kesedihan terdalam bahkan dari orang-orang terdekatnya.
Di masa depan, perpustakaan tak ubahnya pekuburan prehistoris. Di sanalah kita bertemu dengan seorang gadis, dan sebelas buku yang menceritakan sejarah dengan cara masing-masing. Cerita dalam buku-buku itu sering terasa ganjil, kadang terasa begitu asing, kadang pula sebaliknya: terasa dekat, seperti kita tahu tentang apa sebetulnya cerita-cerita itu. Setiap buku menyajikan cerita yang sepenuhn…
Pada lanskap yang sureal, Margio adalah bocah yang menggiring babi ke dalam perangkap. Namun di sore ketika seharusnya rehat menanti musim perburuan, ia terperosok dalam tragedi pembunuhan paling brutal. Di balik motif-motif yang berhamburan, antara cinta dan pengkhianatan, rasa takut dan berahi, bunga dan darah, ia menyangkal dengan tandas. “Bukan aku yang melakukannya,” ia berkata dan mel…
Magi Diela diculik dan dijinakkan seperti binatang. Sirna sudah impiannya membangun Sumba. Kini dia harus melawan orangtua, seisi kampung, dan adat yang ingin merenggut kemerdekaannya sebagai perempuan. Ketika budaya memenjarakan hati Magi yang meronta, dia harus memilih sendiri nerakanya: meninggalkan orangtua dan tanah kelahirannya, menyerahkan diri kepada si mata keranjang, atau mencurangi k…
“Berbuatlah sedikit dosa, Jamal,” kata Sato Reang kepada satu kawan sekelasnya. Jamal anak yang saleh, selalu sembahyang lima kali sehari, juga rajin mengaji. “Pahalamu sudah banyak. Bertumpuk-tumpuk. Tak akan habis dikurangi timbangan dosamu.” Ini kisah Sato Reang. Kadang ia demikian intim dengan dirinya, sehingga ini merupakan cerita tentang aku, tapi kali lain ia tercerabut, dan i…
Malik Wartana, ia kelewat dewasa untuk seukuran remaja yang tumbuh dalam duka. Kelewat bijaksana untuk memandang kekosongan setelah ditinggal Ayah selamanya. Sayangnya, Kal juga kelewat merah muda untuk Malik. Ia terlalu bahagia untuk bergabung dalam duka yang seumur hidup Malik rengkuh. Malik merasa tak bisa menodai keceriaan Kal dengan membagi biru dan kelabunya. Dan di sanalah, Greta T…
"Seberapa kaya sih diri lu, sampai bisa masuk ke sekolah bergengsi?" ujar salah satu temanku ketika masih berada di bangku sekolah dasar. Mereka pikir, harus keluar uang banyak untuk masuk sekolah terbaik sekaligus sekolah bergengsi. Tentu saja pikiran mereka yang terlalu sempit untuk seorang anak tunggal yang lahir dari keluarga sederhana. Padahal ada banyak cara untuk masuk ke sekolah impia…
Jea harus kembali ke Seoul, kota yang menyimpan banyak kenangan tentang sosok Biru. Dengan melangkahkan kakinya ke kota ini maka Jea pun harus bersinggungan kembali dengan masa lalunya. Semua luka yang dia simpan dalam-dalam pun berhamburan ke permukaan, membuatnya hampir menyerah. Hingga hadirlah sosok Arsen. Pria ini menunjukkan bahwa setiap sudut kota ini begitu indah. Sosok itu menghapus ke…
Perempuan Bali itu, Luh, perempuan yang tidak terbiasa mengeluarkan keluhan. Hanya dengan cara itu mereka sadar dan tahu bahwa mereka masih hidup, dan harus tetap hidup. Keringat mereka adalah api. Dari keringat itulah asap dapur bisa tetap terjaga. Mereka tidak hanya menyusui anak yang lahir dari tubuh mereka. Mereka pun menyusui laki- laki. Menyusui hidup itu sendiri.Ó Seperti Arundhati Roy …
Namanya Toko Buku Abadi. Di sana hanya menjual buku-buku bagus yang sudah dikurasi pemiliknya, sepasang suami istri yang sudah senja. Toko buku itu terletak di depan sebuah rumah besar di tepi kota kecil. Rumah peninggalan zaman kolonial, berdiri kokoh, tetapi diam-diam menyimpan banyak cerita tragis. Lalu, segera saja, Toko Buku Abadi disinggahi para bibliophile, omnilegent, tsundoku, kolek…